SEJARAH SINGKAT KABUPATEN KATINGAN

          Pada tanggal 24 April 1965, dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Kalimantan Tengah Nomor : 6/Pem.290-C-4 menyatakan bahwa terhitung tanggal 1 Januari 1965 wilayah Katingan yang berstatus sebagai daerah persiapan Kabupaten diubah status atau namanya menjadi “Daerah Administratif Katingan” dengan ibukota Kasongan.

Pada tahun 1979, pemerintah Pembantu Bupati Kotawaringin Timur dibentuk sebagai perubahan nama dari Kabupaten Administratif Katingan berdasarkan :

  1. SK Menteri Dalam Negeri Nomor : 64 tahun 1979 tanggal 28 April 1979 tentang pembentukan wilayah kerja Pembantu Bupati Kapuas untuk Gunung Mas, Pembantu Bupati Kotawaringin Timur untuk wilayah Katingan dan Seruyan, Pembantu Bupati Barito Utara untuk Murung Raya dan Pembantu Bupati Barito Timur di Tamiang Layang.

  2. SK Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Kalimantan Tengah Nomor : 148/KPTS/1979 tanggal 28 Juni 1979 tentang penghapusan status wilayah dan Kantor Daerah Tingkat II Administratif Gunung Mas, Katingan, Murung Raya, Barito Timur serta status wilayah dan Kantor Persiapan Daerah Tingkat II Seruyan.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor : 42 tahun 1996 Kecamatan Katingan Kuala dimekarkan menjadi 2 (dua) kecamatan, yaitu : Kecamatan Katingan Kuala di Pagatan dan Kecamatan Mendawai di Mendawai. Sehingga Pembantu Bupati Kotim wilayah Katingan terdiri dari 11 (sebelas) kecamatan Atas usul Pemerintah Daerah Tingkat II Kotawaringin Timur (Kotim) dengan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) DPRD Tingkat II Kotim Nomor : 25/KPTS-DPRD/6/1997, tentang persetujuan peningkatan status Pembantu Bupati Kotim wilayah Katingan menjadi Kabupaten Definitif.

Sejak itu muncullah berbagai aspirasi dan desakan dari berbagai unsur masyarakat untuk memperjuangkan pembentukan Kabupaten Katingan, sehingga dibentuklah Badan Persiapan Pembentukan Kabupaten (BPPK) Katingan yang berkedudukan di Kasongan.

Keinginan pembentukan Kabupaten Katingan yang tumbuh dari masyarakat tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah Kotim dan disetujui oleh DPRD Kotim yang berdasarkan Keputusan DPRD Kabupaten Kotim nomor : 13/KPTS-DPRD/6/2000 tanggal 6 Januari 2000 tentang Persetujuan Penetapan Pemekaran Kabupaten Kotim dan Revisi Nama Serta Pembagian Wilayah Kecamatan kemudian diteruskan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Kalimantan Tengah dan dilanjutkan dengan Surat Gubernur Kalimantan Tengah Nomor : 135/1963/PEM tanggal 6 Agustus 1999 dan Nomor : 1356/II/PEM tanggal 31 Desember 1999.

Perjuangan tersebut dilanjutkan sehingga keluarlah Keputusan DPRD Propinsi Kalimantan Tengah Nomor 8 Tahun 2000 tanggal 31 Juli 2000 tentang Penetapan Pemekaran Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Tengah, diteruskan oleh Gubernur Kalimantan Tengah kepada Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah dengan Surat Nomor : 135/1172/PEM Tanggal 4 Desember 2000. Sekitar bulan Januari 2001 Pembantu Bupati Kotim wilayah Katingan dibubarkan, namun perjuangan menuju Kabupaten tetap dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Kotim.

Atas desakan dan tuntutan semua unsur masyarakat dan dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat, disusunlah Rancangan Undang-undang (RUU) pembentukan Kabupaten dan diajukan kepada DPR RI, dibahas dan puncaknya tanggal 10 April 2002 ditetapkan RUU nomor 5 Tahun 2002 Tanggal 10 April 2002 yang diundangkan dalam lembaran negara tahun 2002 Nomor: 18 yang diresmikan pada tanggal 2 Juli 2002 di Jakarta.
Pelaksanaan UU nomor : 5 tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Katingan, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Murung Raya, dan Kabupaten Barito Timur di Propinsi Kalimantan Tengah, ditandai dengan peresmian Kabupaten Katingan di Jakarta pada tanggal 2 Juli 2002. Pada tanggal 8 Juli 2002 pelantikan Pejabat Bupati Katingan di Palangka Raya oleh Gubernur Kalimantan Tengah atas nama Menteri Dalam Negeri; dan dilantiknya anggota DPRD Kabupaten Katingan periode pertama tanggal 21 Januari 2003 di Kasongan.

Pada tanggal 20 Juli 2002 acara peletakan dan penyerahan batu prasasti sekaligus upacara syukuran rakyat atas terbentuknya Kabupaten Katingan yang dilaksanakan di Kasongan, yang sampai dengan hari ini kabupaten Katingan Terdiri dari 13 Kecamatan 154 Desa dan 7 Kelurahan :

  1. Kecamatan Katingan Kuala di Pagatan

  2. Kecamatan Mendawai di Mendawai

  3. Kecamatan Kamipang di Baun Bango

  4. Kecamatan Tasik Payawan di Petak Bahandang

  5. Kecamatan Katingan Hilir di Kasongan

  6. Kecamatan Tewang Sanggalang Garing di Pendahara

  7. Kecamatan Pulau Malan di Buntut Bali

  8. Kecamatan Katingan Tengah di Tumbang Samba

  9. Kecamatan Sanaman Mantikei di Tumbang Kaman

  10. Kecamatan Marikit di Tumbang Hiran

  11. Kecamatan Katingan Hulu di Tumbang Sanamang

  12. Kecamatan Petak Malai di Tumbang Baraoi

  13. Kecamatan Bukit Raya di Tumbang Kajamei

 

SEJARAH SINGKAT DPRD KABUPATEN KATINGAN

Dewan Perwakilan Rakyat daerah Kabupaten Katingan dibentuk  pada tanggal 21 Januari 2003. Pada saat pembentukannya jumlah anggota DPRD Kabupaten Katingan hanya 17 orang, 7 orang diantaranya berasal dan pindahan dari kabupaten induk yaitu Kabupaten Kotawaringin Timur.

Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Katingan pertama kali dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2003 dengan Anggota DPRD sebanyak 19 (sembilan belas) orang. Pada tanggal 20 Maret 2003 dilaksanakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Katingan yang kemudian dilantik pada tanggal 22 April 2003 bersamaan dengan dilantiknya 4 (empat) orang Anggota DPRD Kabupaten Katingan. Pada tanggal 13 Mei 2003 dilaksanakan pelantikan 2 (dua) orang Anggota DPRD Kabupaten Katingan, sehingga jumlah Anggota DPRD Kabupaten Katingan lengkap menjadi 25 (dua puluh lima) orang.

Pengambilan Sumpah/Janji Anggota DPRD Kabupaten Katingan Periode 2004-2009 dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2004. Pemilihan Pimpinan DPRD Kabupaten Katingan Periode 2004-2009 dilaksanakan pada tanggal 25 September 2004 yang kemudian peresmiannya dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2004.

Pengambilan Sumpah/Janji Anggota DPRD Kabupaten Katingan Periode 2009-2014 dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2009 dan kemudian pada tanggal 12 Oktober 2009 dilaksanakan Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Katingan Masa Jabatan 2009-2014 dan untuk Masa Jabatan 2014 Sampai dengan 2019 terjadi dua kali pergantian antar waktu yaitu antara  Bapak Untung Surapati Litang,Sip di gantikan Oleh Ibu Wiwik Aurola dari partai Hanura pergantian antar waktu terjadi di karenakan Bpk Untung Surapati meninggal dunia dan pergantian antar waktu kedua Bapak Fahmi Fauzi S.Hut dari Partai Bulan Bakti dan Bapak Wiwin Susanto,Spd Dari Partai PDI Perjuangan di gantikan oleh Ibu Rusdiyana,SE dan Ibu Sunarti di karenakan yang bersangkutan mengundurkan diri dan  ikut dalam  Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Katingan tahun 2018, adapun susunan Struktur Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Katingan Sebagai Berikut :